Syarat Membuat Sertifikat Tanah Program Prona 2018


Prona adalah akronim dari Program Agraria Nasional atau Proyek Operasi Nasional Agraria dimana pemerintah dalam hal ini memiliki program pro rakyat untuk pembuatan akta tanah gratis secara Nasional.

Namun, tidak sedikit masyarakat pinggiran atau kaum tani yang tidak paham akan program prona yang digagas oleh pemerintah, sehingga banyak yang masih enggan untuk datang ke Desa dalam pengurusan program Prona.

Akta tanah ini sangat bermanfaat untuk masa yang akan datang, Sehingga terhindar dari terjadinya sengketa.

Untuk melancarkan Program Agraria Nasional ini, maka pemerintah membuat kuota sesuai dengan wilayah.

Untuk Informasi jumlah kuota di berbagai wilayah secara rinci silahkan kunjungi situs resmi pemeritah.

Karena itulah di masing-masing Desa memiliki kuota yang berbeda.

Untuk masyarakat yang ingin mengajukan sertifikat tanah, sebaiknya datang langsung ke Desa masing-masing untuk mengetahui apakah kuota masih ada atau tidak.

Karena kesempatan ini sangat bermanfaat dan hemat beban biaya pengurusan dibanding tanpa adanya program prona ini.

Adapun Syarat yang harus dibawa untuk pengurusan Sertifikat Tanah antara lain sebagai berikut:

1. Surat keterangan jual beli jika tanah berdasarkan jual beli

2. SPPT

3. KTP pembeli, penjual dan Saksi

4. Kartu keluarga

5. Surat keterangan hibah jika tanah diperoleh berdasarkan hibah

6. Materai 6000 minimal 3.

Setelah membawa persyaratan tersebut silahkan untuk datang ke Desa untuk mengisi formulir pendaftaran dan ceklis kelengkapan yang diberikan oleh perangkat desa.

Biasanya pengisian Formulir pendaftaran dan ceklis kelengkapan syarat akan diisi (dibantu) oleh perangkat Desa. Semoga bermanfaat.

7 comments:

  1. gak ada pembayaran lainnya tah nih, soalnya disini ada tambahan uang sebesar 2jt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jk ikut program enggk ada. Yg terbaru skrng program ptsl

      Delete
  2. Apakah program ini berlaku utk seluruh desa di indonesia? Krn setiap saya tanyakan ke desa jawabannya selalu ngga ada

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemungkinan kuotanya yg sudah penuh terisi..

      Delete
  3. Di tempat saya kemarin ada program prona tp kok dah bayar biaya pendaftaran malah jadi anggota koperasi, padahal syarat dan luas tanah udah di ukur oleh petugas BPN dan di saksikan aparat desa.

    ReplyDelete
  4. didaerah saya juga bayar, tapi murah Rp.600.000 untuk sertifikat dan Rp.500.000 untuk notaris (karena dari petok dan dan hibah jadi 3 sertifikat). mungkin kalau ngurus sertifikat tanpa prona jadi habis banyak,,hehehe. Ma'af sebelumnya, sukses selalu pemerintahan indonesia bagi yang tahu AZAB

    ReplyDelete
  5. Superbly written article, if only all bloggers offered the same content as you, the internet would be a far better place.. biro jasa ska skt tangerang

    ReplyDelete

Ads