Dana BUMDes Harus Dikembalikan, Jika...


Membangun dari Pinggiran adalah ide yang digagas oleh pemerintah Pusat untuk mewujudkan desa tertinggal menjadi desa yang mampu membangkitkan perekonomian desa itu sendiri (Desa Mandiri).

Kucuran dana yang besar adalah bukti bahwa pemerintah pusat telah percaya bahwa Pemerintah desa mampu untuk membangun Desanya sendiri. Baik pembangunan desa, maupun pengelolaan administrasi desa.

Baik, penulis ingin menyampaikan informasi terkait Dana BUMDes yang harus dikembalikan ke pemerintah karena beberapa alasan. Hal ini penulis dapatkan informasi saat mengikuti pelatihan Keterampilan Manajemen BUMDes 2017 yang diselenggarakan oleh DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa).

Perlu kita ketahui, sebelum membangun BUMDes. Maka penting kiranya untuk melihat potensi yang ada di desa tersebut. Potensi tersebut bisa dalam bidang pertanian, peternakan, sewa menyewa, buka toko sembako dan lain sebagainya. Hal ini diperlukan untuk menunjang keberlangsungan Proses jalannya BUMDes.

Jika memang dilihat tidak ada potensi sama sekali yang bisa diandalkan sebaiknya tahan terlebih dahulu dalam membuka BUMDes.

Menurut Dinas PMD bahwa BUMDes tidak ada kata pailit (bangkrut). Tetapi dikemudian hari apabila tidak sanggup lagi menjalankan BUMdes setelah adanya keputusan membuka BUMDes, maka dana tersebut wajib dikembalikan.

Hal ini menunjukkan bahwa PMD melihat pemerintah Desa mestinya telah melihat potensi yang ada dan telah menyusun RAB yang dibutuhkan sebelum musyawarah pembentukan BUMDes. Karena apabila desa telah membuka BUMDes, itu artinya Desa sanggup untuk memulainya.

tidak ada kata pailit maksudnya, jika memang pada waktu tertentu mengalami kerugian maka, pengelola BUMDes harus mengecek kembali alasan penyebab dari kerugian tersebut, sehingga di kemudian hari bisa diperbaiki.

Tetapi supaya desa tidak ketergantungan pada kucuran dana pusat, maka BUMDes adalah alternative untuk membangun perekonomian desa.

Baca Juga : Desa Wajib Miliki BUMDes

Dengan semangat yang tinggi tentunya potensi sekecil apapun akan nampak besar. Seiring dengan niat tulus membangun desa, mimpi untuk menjadikan desa mandiri bukanlah langkah yang mustahil.

Karena segala sesuatunya adalah dengan niat, jika memang benar-benar ingin membangun desa tentu saja BUMDes adalah bagian dari pembangunan. Karena dengan adanya BUMDes, diharapkan ekonomi masyarakat dapat meningkat.

 Tidak hanya membangun ekonomi masyarakat, bahkan dengan BUMDes, desa akan mandiri, dana tidak ketergantungan dari pemerintah pusat. Gaji Staf desa setiap bulan tersampaikan. Semangat untuk mengelola desapun semakin tinggi.

Karena kesejahteraan berbanding lurus dengan professional. Salam abdi desa..






  

No comments

Ads